Wajib Baca: Mitos dan Fakta Seputar Aplikasi GO-JEK Driver

aplikasi gojek, gojek driver, informasi gojek, fakta gojek, pengemudi gojek

Mitos dan Fakta Seputar Aplikasi GO-JEK Driver

(Tag: aplikasi gojek, gojek driver, informasi gojek, fakta gojek, pengemudi gojek).

Banyak sekali mitos atau kabar yang tidak benar mengenai aplikasi GO-JEK Driver yang beredar di kalangan Driver di seluruh kota besar di Indonesia. Padahal, mitos-mitos tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada. Berikut adalah mitos dan fakta mengenai Aplikasi GO-JEK Driver yang perlu Anda ketahui:

Mitos 1

Katanya, kalau GPS-nya bermasalah, log out dari aplikasi dulu setelah itu log in lagi. Beres deh masalahnya dan GPS-nya jadi akurat.

Fakta

Dengan melakukan log out dan log in tidak akan mempengaruhi tingkat akurasi GPS Anda. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengatur akurasi GPS Anda:
– Pastikan koneksi internet Anda aktif
– Patikan GPS Anda dalam keadaan ON
– Pastikan High Mode Akurasi GPS Driver “ON”
– Pilih pengaturan pada Google Maps dan hapus riwayat map.

Mitos 2

Kalau orderan lagi sedikit, clear cache dan clear data aja, nanti jadi banyak lagi, kalau Driver baru memang selalu dapat order lebih banyak

Fakta

Clear cache dan clear data tidak akan membuat Anda mendapatkan order lebih banyak. – Selain itu, tidak ada jaminan bahwa Driver baru akan memiliki peluang yang lebih besar dalam mendapatkan order. Untuk bisa mendapatkan order yang lebih banyak, berikut adalah hal yang bisa Anda lakukan:
– Pindah lokasi ke tempat yang lebih ramai
– Pastikan Anda tidak memilih-milih order yang ingin diselesaikan
– Pastikan Anda untuk tidak menolak atau membatalkan orderan yang masuk pada aplikasi
– Pastikan Anda sudah mengubah status Anda menjadi ‘Tidak Aktif’ saat Anda sedang tidak siap untuk menjalankan order agar performa Anda tetap baik
– Selalu berikan pelayanan terbaik kepada pelanggan Anda

Mitos 3

Aplikasi Fake GPS atau sejenisnya itu adalah aplikasi yang disediakan atau didukung oleh Team Internal GO-JEK, jadi tidak apa-apa kalau dipakai.

Fakta

Mitos tersebut sangat salah. Karena, hal ini sudah dijelaskan di dalam Jenis-jenis Pelanggaran, yaitu: menggunakan aplikasi tambahan yang dapat memanipulasi perangkat selular dan/atau aplikasi GO-JEK akan mengakibatkan Anda mendapatkan sanksi berupa putus mitra dan membayar penalti sesuai dengan sisa deposit yang tersisa pada Akun Anda. Jadi, jangan pernah sekali-kali menggunakan aplikasi Fake GPS atau sejenisnya yang bisa memanipulasi perangkat Anda jika Anda tidak ingin terkena sanksi.

Mitos 4

Kalau pelanggan minta diantar tidak sesuai dengan titik tujuan di aplikasi atau minta turun sebelum tujuan, telepon Call Center saja supaya tidak kena sanksi.

Fakta

Anda tidak perlu panik dan khawatir apabila pelanggan mengganti tujuannya atau perjalanan tidak sesuai dengan rute yang dianjurkan atas permintaan pelanggan, seperti macet, menggunakan transportasi lain, dan kepentingan pribadi lainnya. Anda juga tidak perlu menghubungi Call Center. Selama tidak ada pelanggaran yang Anda lakukan saat perjalanan dengan pelanggan dan atas kemauan pelanggan maka Anda tidak akan terkena sanksi. Anda dapat melihat Jenis-jenis pelanggaran di sini.

Mitos 5

Kalau tidak mau performa turun karena membatalkan order pelanggan, telepon ke Call Center aja. Performa pasti tidak turun.

Fakta

Membatalkan orderan melalui aplikasi Driver, Aplikasi Pelanggan ataupun melalui Call Center, akan tetap mempengaruhi performa Anda. Perhitungan performa dihitung berdasarkan jumlah orderan yang diselesaikan dibagi dengan jumlah orderan yang masuk ke Aplikasi GO-JEK Driver. Jadi apabila tidak ada masalah apapun, jangan batalkan order yang masuk ke aplikasi Anda agar performa Anda tetap bagus.

Baca juga: Perbedaan Antara Go-jek Dengan Grab – Pilih Yang Mana?

Mitos 6

Jika saya mendapatkan order dari pelanggan yang sama berkali-kali maka saya akan diputus mitra.

Fakta

Jika Anda beberapa kali mendapatkan pelanggan yang sama dengan yang sebelumnya Anda pernah antarkan, Anda tetap dapat menerima dan menjalankan order dari pelanggan tersebut. Perlu anda ingat, selama Anda tidak melakukan kecurangan dan pelanggaran, Anda tidak akan terkena sanksi dan putus mitra.

Mitos 7

Jika tidak sengaja tekan pick up dan completed tetapi orderan sudah dijalankan hubungi call center saja agar tidak kena suspend.

Fakta

Jika Anda memang sudah menjalankan orderan dan pelanggan tidak dirugikan serta tidak membuat laporan maka jangan khawatir akan dikenakan sanksi.\

Baca juga: Jenis Suspend Gojek Beserta Penyebab dan Sanksinya

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda. Berhati-hatilah dalam menerima informasi mengenai aplikasi GO-JEK Driver. Selalu kunjungi situs Info Driver ini untuk mendapatkan informasi akurat dan terpercaya mengenai GO-JEK.

Silakan di share kepada rekan-rekan driver yang lainnya agar semua rekan driver lebih mengenali Mitos dan Fakta Seputar Aplikasi GO-JEK Driver diatas.
Salam satu aspal!

Sumber: driver.go-jek.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here